Pedagang Khawatir Harga Minyak Mentah Minus Lagi, WTI Amblas - Solid Gold Berjangka
SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG - Harga minyak mentah di bursa berjangka New York turun pada akhir perdagangan Selasa di tengah kekhawatiran bahwa harga komoditas ini akan kembali terperosok ke zona negatif.
Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juni 2020 ditutup melemah 44 sen ke level US$12,34 per barel di New York Mercantile Exchange. Namun, harga minyak Brent untuk kontrak bulan yang sama mampu naik 47 sen ke level US20,46 per barel.
WTI kontrak Juni turun 3,4 persen pada Selasa setelah harga kontrak berjangka serta spread antara kontrak Juni dan Juli diguncang oleh volatilitas.
Keputusan mendadak dari S&P Global Inc. untuk memberi tahu klien-klien mereka agar melakukan penjualan untuk kontrak Juni menyebabkan harga anjlok mendekati level US$10 per barel dalam sesi perdagangan Selasa.
S&P berada di belakang indeks komoditas GSCI, produk investasi populer yang dilacak oleh dana pensiun dan investor global lainnya. Ketika S&P mengubah kebijakan investasi, bank-bank yang menjual produk pada gilirannya memindahkan kepemilikan mereka, sehingga memicu pasar energi yang tidak stabil.
Sejak WTI untuk kontrak Mei diperdagangkan negatif pekan lalu, lebih dari 40 persen kontrak untuk Juni telah dilikuidasi. Adapun kepemilikan untuk kontrak Juli stabil dan untuk kontrak berjangka September melonjak hampir 20 persen.Sementara itu, persediaan minyak mentah yang terisi dengan cepat memaksa investor untuk menghadapi kemungkinan bahwa tidak akan tersedia ruang penyimpanan untuk minyak fisik sebelum kontrak Juni berakhir.
Kontrak Juni akan seperti apa yang terjadi dengan Mei,” tutur commodity fund manager Tariq Zahir di Tyche Capital Advisors LLC., dikutip dari BloombergDi sisi lain, laporan American Petroleum Institute (API) menunjukkan bahwa stokminyak mentah AS bertambah 9,98 juta barel pekan lalu. Adapun, persediaan di
Cushing, Oklahoma, naik 2,49 juta barel sedangkan persediaan bensin turun sebanyak 1,11 juta.
Harga minyak mentah telah merosot sekitar 80 persen sejak awal tahun karena pandemi virus corona (Covid-19) menghancurkan permintaan untuk bahan bakar
global.
Merespons permasalahan ini, produsen-produsen terbesar dunia telah berjanji untuk memangkas produksi harian mulai bulan depan guna menyeimbangkan pasar. Tetap saja, jatuhnya konsumsi telah menyebabkan kelebihan suplai membengkak yang menguji batas penyimpanan di seluruh dunia. - SOLID GOLD BERJANGKA
Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juni 2020 ditutup melemah 44 sen ke level US$12,34 per barel di New York Mercantile Exchange. Namun, harga minyak Brent untuk kontrak bulan yang sama mampu naik 47 sen ke level US20,46 per barel.
WTI kontrak Juni turun 3,4 persen pada Selasa setelah harga kontrak berjangka serta spread antara kontrak Juni dan Juli diguncang oleh volatilitas.
Keputusan mendadak dari S&P Global Inc. untuk memberi tahu klien-klien mereka agar melakukan penjualan untuk kontrak Juni menyebabkan harga anjlok mendekati level US$10 per barel dalam sesi perdagangan Selasa.
S&P berada di belakang indeks komoditas GSCI, produk investasi populer yang dilacak oleh dana pensiun dan investor global lainnya. Ketika S&P mengubah kebijakan investasi, bank-bank yang menjual produk pada gilirannya memindahkan kepemilikan mereka, sehingga memicu pasar energi yang tidak stabil.
Sejak WTI untuk kontrak Mei diperdagangkan negatif pekan lalu, lebih dari 40 persen kontrak untuk Juni telah dilikuidasi. Adapun kepemilikan untuk kontrak Juli stabil dan untuk kontrak berjangka September melonjak hampir 20 persen.Sementara itu, persediaan minyak mentah yang terisi dengan cepat memaksa investor untuk menghadapi kemungkinan bahwa tidak akan tersedia ruang penyimpanan untuk minyak fisik sebelum kontrak Juni berakhir.
Kontrak Juni akan seperti apa yang terjadi dengan Mei,” tutur commodity fund manager Tariq Zahir di Tyche Capital Advisors LLC., dikutip dari BloombergDi sisi lain, laporan American Petroleum Institute (API) menunjukkan bahwa stokminyak mentah AS bertambah 9,98 juta barel pekan lalu. Adapun, persediaan di
Cushing, Oklahoma, naik 2,49 juta barel sedangkan persediaan bensin turun sebanyak 1,11 juta.
Harga minyak mentah telah merosot sekitar 80 persen sejak awal tahun karena pandemi virus corona (Covid-19) menghancurkan permintaan untuk bahan bakar
global.
Merespons permasalahan ini, produsen-produsen terbesar dunia telah berjanji untuk memangkas produksi harian mulai bulan depan guna menyeimbangkan pasar. Tetap saja, jatuhnya konsumsi telah menyebabkan kelebihan suplai membengkak yang menguji batas penyimpanan di seluruh dunia. - SOLID GOLD BERJANGKA
Baca Juga :
Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka
Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar
Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial
Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka
Solid Gold Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan
Solid Gold Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh
Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan
Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan
Solid Gold Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial
Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih
Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif
Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi
Solid Gold Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau
Solid Gold Berjangka | Harga Emas Anjlok
Solid Gold Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini
Solid Gold Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan
Solid Gold Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020




0 komentar:
Posting Komentar