Peningkatan Korban Virus Dinginkan Harga Minyak - Solid Gold Berjangka
SOLID GOLD PALEMBANG - Kekhawatiran tergerusnya permintaan akibat penyebaran Covid-19 membuat harga minyak kembali tergelincir serta menahan tren kenaikan setelah laporan data ekonomi Amerika Serikat yang membaik.
Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus ditutup terkoreksi 0,33 poin ke level US$40,35 per barel di New York Mercantile Exchange pada Jumat.
Sementara itu, minyak jenis Brent untuk kontrak pengiriman September ditutup turun 0,34 poin ke posisi US$42,80 per barel di ICE Futures Europe exchange.
Melaporkan pasar berjangka minyak turun setelah virus terus menyebar tanpa henti di Amerika Serikat (AS). Kondisi itu mencemaskan bagi permintaan komoditas energi.
Padahal, harga minyak mentah dalam tren positif dengan kenaikan 4,2 persen dalam sepekan. Kondisi itu dipicu rebound data tenaga kerja AS pada awal Juni serta stok minyak mentah yang menyusut paling banyak tahun ini.
Bahkan, sebuah survei yang dilansir melalui Bloomberg menunjukkan produksi minyak OPEC turun bulan lalu ke level terendah sejak 1991.
Daniel Ghali, TD Securities Commodity Strategist mengatakan telah melihat pemulihan yan tajam untuk permintaan komoditas energi sejak Maret hingga akhir Mei 2020. Namun, permintaan kembali melambat sejak saat itu.
Sinyal menurunnya permintaan juga tercermin dari stok minyak China yang membengkak. Hal itu mengindikasikan perlambatan pembelian oleh Negeri Panda.
Penjualan diesel, bahan bakar yang paling dikonsumsi di India, naik 20 persen secara month to month, tetapi turun 17 persen dari tahun lalu. Selanjutnya, penjualan petrol juga pilih dari Mei tetapi masih jauh dari level 2019.
Sementara itu, penjualan avtur masih 67 persen di bawah angka tahun lalu. Pasalnya, India masih membatasi penerbangan internasional meski perjalanan domestik telah diizinkan kembali.
Menteri Perminyakan India Dharmendra Pradhan memproyeksikan permintaan bahan bakar di tingkat konsumen baru akan pulih pada akhir September 2020. - SOLID GOLD
Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus ditutup terkoreksi 0,33 poin ke level US$40,35 per barel di New York Mercantile Exchange pada Jumat.
Sementara itu, minyak jenis Brent untuk kontrak pengiriman September ditutup turun 0,34 poin ke posisi US$42,80 per barel di ICE Futures Europe exchange.
Melaporkan pasar berjangka minyak turun setelah virus terus menyebar tanpa henti di Amerika Serikat (AS). Kondisi itu mencemaskan bagi permintaan komoditas energi.
Padahal, harga minyak mentah dalam tren positif dengan kenaikan 4,2 persen dalam sepekan. Kondisi itu dipicu rebound data tenaga kerja AS pada awal Juni serta stok minyak mentah yang menyusut paling banyak tahun ini.
Bahkan, sebuah survei yang dilansir melalui Bloomberg menunjukkan produksi minyak OPEC turun bulan lalu ke level terendah sejak 1991.
Daniel Ghali, TD Securities Commodity Strategist mengatakan telah melihat pemulihan yan tajam untuk permintaan komoditas energi sejak Maret hingga akhir Mei 2020. Namun, permintaan kembali melambat sejak saat itu.
Sinyal menurunnya permintaan juga tercermin dari stok minyak China yang membengkak. Hal itu mengindikasikan perlambatan pembelian oleh Negeri Panda.
Penjualan diesel, bahan bakar yang paling dikonsumsi di India, naik 20 persen secara month to month, tetapi turun 17 persen dari tahun lalu. Selanjutnya, penjualan petrol juga pilih dari Mei tetapi masih jauh dari level 2019.
Sementara itu, penjualan avtur masih 67 persen di bawah angka tahun lalu. Pasalnya, India masih membatasi penerbangan internasional meski perjalanan domestik telah diizinkan kembali.
Menteri Perminyakan India Dharmendra Pradhan memproyeksikan permintaan bahan bakar di tingkat konsumen baru akan pulih pada akhir September 2020. - SOLID GOLD
Baca Juga :
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial
Solid Gold | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Luar Biasa Solid Gold Berjangka
Solid Gold | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan
Solid Gold | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan
Solid Gold | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan
Solid Gold | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial
Solid Gold | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih
Solid Gold | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi
Solid Gold | Perang Dagang Buat Emas Berkilau
Solid Gold | Harga Emas Anjlok
Solid Gold | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini
Solid Gold | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan
Solid Gold | Olein Akan Meningkat di 2020





0 komentar:
Posting Komentar