Harga Emas dan Perak Lagi-Lagi Bikin Sensasi - PT Solid Gold
PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG - Harga perak melonjak ke level tertinggi dalam hampir tujuh tahun dan emas selangkah lebih dekat untuk mengukir sejarah baru di tengah prospek stimulus lebih lanjut untuk membantu ekonomi global pulih dari dampak pandemi Covid-19.
Perak melonjak lebih dari 8 persen pada perdagangan Rabu, kenaikan terbesar sejak Maret, dan telah mendapat dorongan tambahan dari kekhawatiran seputar pasokan juga optimisme tentang rebound permintaan industri.
Kepemilikan dalam exchange-traded funds (ETF) berbasis perak mencatat rekor, sementara kepemilikan ETF berbasis emas membukukan kenaikan terbesar sejakpertengahan Juni pada Selasa
Berdasarkan data Bloomberg, harga perak untuk pengiriman September di bursa Comex melonjak 8,3 persen menjadi US$23,35 per ounce, level tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 2013, dan diperdagangkan di US$23,144 pukul 1.26 siang waktu New York.
Logam mulia tersebut telah menguat sekitar 29 persen sepanjang tahun ini dan mengalami kinerja terbaik dalam Bloomberg Commodity Index.
Sementara itu, harga emas untuk pengiriman Agustus di bursa Comex naik 1,1 persen menjadi US$1.865,10, kian mendekati rekor level tertinggi US$1.923,70 yang dicatatkan pada 2011. Harga palladium dan platinum juga naik di New York Mercantile Exchange.
Perak juga dipandang akan terus melaju selama mendapat dukungan dari emas yang lebih tinggi, dolar AS yang lebih lemah, dan spekulasi untuk lebih banyak permintaan industri.
Investor telah berbondong-bondong memburu logam mulia tersebut seiring denganlonjaknya permintaan untuk aset lindung nilai di tengah kebangkitan kasus Covdi-19, perlambatan pertumbuhan, suku bunga riil negatif di AS, meluasnya ketegangan politik, dan dolar AS yang lebih lemah.
Sejumlah besar stimulus yang dikeluarkan oleh pemerintah dan bank sentral negara-negara di dunia juga telah membantu pergerakan harga.Setelah para pemimpin Uni Eropa menyepakati paket stimulus senilai 750 miliar euro, fokus investor beralih pada negosiasi di Washington tentang rencana stimulus lebih lanjut untuk menopang perekonomian Amerika.
Investor juga mencermati eskalasi ketegangan AS-China setelah Negeri Tirai Bambu bersumpah untuk melakukan pembalasan atas perintah AS untuk menutup kantor konsulatnya di Houston. - PT SOLID GOLD BERJANGKA
Baca Juga :
Perak melonjak lebih dari 8 persen pada perdagangan Rabu, kenaikan terbesar sejak Maret, dan telah mendapat dorongan tambahan dari kekhawatiran seputar pasokan juga optimisme tentang rebound permintaan industri.
Kepemilikan dalam exchange-traded funds (ETF) berbasis perak mencatat rekor, sementara kepemilikan ETF berbasis emas membukukan kenaikan terbesar sejakpertengahan Juni pada Selasa
Berdasarkan data Bloomberg, harga perak untuk pengiriman September di bursa Comex melonjak 8,3 persen menjadi US$23,35 per ounce, level tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 2013, dan diperdagangkan di US$23,144 pukul 1.26 siang waktu New York.
Logam mulia tersebut telah menguat sekitar 29 persen sepanjang tahun ini dan mengalami kinerja terbaik dalam Bloomberg Commodity Index.
Sementara itu, harga emas untuk pengiriman Agustus di bursa Comex naik 1,1 persen menjadi US$1.865,10, kian mendekati rekor level tertinggi US$1.923,70 yang dicatatkan pada 2011. Harga palladium dan platinum juga naik di New York Mercantile Exchange.
Perak juga dipandang akan terus melaju selama mendapat dukungan dari emas yang lebih tinggi, dolar AS yang lebih lemah, dan spekulasi untuk lebih banyak permintaan industri.
Investor telah berbondong-bondong memburu logam mulia tersebut seiring denganlonjaknya permintaan untuk aset lindung nilai di tengah kebangkitan kasus Covdi-19, perlambatan pertumbuhan, suku bunga riil negatif di AS, meluasnya ketegangan politik, dan dolar AS yang lebih lemah.
Sejumlah besar stimulus yang dikeluarkan oleh pemerintah dan bank sentral negara-negara di dunia juga telah membantu pergerakan harga.Setelah para pemimpin Uni Eropa menyepakati paket stimulus senilai 750 miliar euro, fokus investor beralih pada negosiasi di Washington tentang rencana stimulus lebih lanjut untuk menopang perekonomian Amerika.
Investor juga mencermati eskalasi ketegangan AS-China setelah Negeri Tirai Bambu bersumpah untuk melakukan pembalasan atas perintah AS untuk menutup kantor konsulatnya di Houston. - PT SOLID GOLD BERJANGKA
Baca Juga :
PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka
PT Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar
PT Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
PT Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial
PT Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
PT Solid Gold Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka
PT Solid Gold Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan
PT Solid Gold Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh
PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan
PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
PT Solid Gold Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan
PT Solid Gold Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial
PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
PT Solid Gold Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih
PT Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
PT Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif
PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
PT Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi
PT Solid Gold Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau
PT Solid Gold Berjangka | Harga Emas Anjlok
PT Solid Gold Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini
PT Solid Gold Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan
PT Solid Gold Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020
b




0 komentar:
Posting Komentar