Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 11 Mei 2020 - Solid Gold Berjangka
SOLID GOLD PALEMBANG - Nilai tukar rupiah berpotensi menguat seiring dengan pelemahan dolar AS dan faktor fundamental ekonomi domestik.
Akhir pekan lalu, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 75 poin atau 0,5 persen ke level Rp14.920 per dolar AS, di saat indeks dolar terpantau melemah 0,038 poin atau 0,04 persen ke level 99,851 pada pukul 15.01 WIB.
Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan ekspektasi pelaku pasar terhadap roda ekonomi yang mulai menguat kembali menjadi salah satu sentimen yang mempengaruhi pergerakan rupiah dari sisi eksternal.
Ekonom Senior Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail mengaku optimistis mata uang Garuda dapat bertahan di kisaran 15.500 hingga akhir 2020. Salah satunya karena fasilitas repurchase agreement atau repo line dari bank sentral AS, The Federal Reserve.
Dia mengatakan adanya repo line yang dapat digunakan Bank Indonesia jika membutuhkan likuiditas tambahan dalam bentuk dolar tersebut menunjukkan bagaimana BI dianggap penting oleh pemerintah AS.
Adapun, meski Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo telah menegaskan bahwa BI tidak akan mencetak uang tambahan untuk penanganan Covid-19 di dalam negeri.
Mikail menyebut jika sampai hal tersebut perlu dilakukan, BI tak perlu khawatir sebab The Fed juga tengah mencetak uang secara besar-besaran.
Hingga akhir April lalu, Bank Sentral AS tersebut setidaknya telah mencetak dolar senilai US$2,3 triliun. Mikail menyebut hingga akhir tahun nanti The Fed kemungkinan dapat mencetak uang hingga US$10 triliun
Di sisi lain, surat utang negara Indonesia memiliki yield cenderung tinggi yakni di kisaran 8 persen, yang mana spread antara yield obligasi kedua negara tersebut terpaut cukup jauh - SOLID GOLD
Akhir pekan lalu, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 75 poin atau 0,5 persen ke level Rp14.920 per dolar AS, di saat indeks dolar terpantau melemah 0,038 poin atau 0,04 persen ke level 99,851 pada pukul 15.01 WIB.
Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan ekspektasi pelaku pasar terhadap roda ekonomi yang mulai menguat kembali menjadi salah satu sentimen yang mempengaruhi pergerakan rupiah dari sisi eksternal.
Ekonom Senior Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail mengaku optimistis mata uang Garuda dapat bertahan di kisaran 15.500 hingga akhir 2020. Salah satunya karena fasilitas repurchase agreement atau repo line dari bank sentral AS, The Federal Reserve.
Dia mengatakan adanya repo line yang dapat digunakan Bank Indonesia jika membutuhkan likuiditas tambahan dalam bentuk dolar tersebut menunjukkan bagaimana BI dianggap penting oleh pemerintah AS.
Adapun, meski Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo telah menegaskan bahwa BI tidak akan mencetak uang tambahan untuk penanganan Covid-19 di dalam negeri.
Mikail menyebut jika sampai hal tersebut perlu dilakukan, BI tak perlu khawatir sebab The Fed juga tengah mencetak uang secara besar-besaran.
Hingga akhir April lalu, Bank Sentral AS tersebut setidaknya telah mencetak dolar senilai US$2,3 triliun. Mikail menyebut hingga akhir tahun nanti The Fed kemungkinan dapat mencetak uang hingga US$10 triliun
Di sisi lain, surat utang negara Indonesia memiliki yield cenderung tinggi yakni di kisaran 8 persen, yang mana spread antara yield obligasi kedua negara tersebut terpaut cukup jauh - SOLID GOLD
Baca Juga :
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial
Solid Gold | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Luar Biasa Solid Gold Berjangka
Solid Gold | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan
Solid Gold | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan
Solid Gold | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan
Solid Gold | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial
Solid Gold | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih
Solid Gold | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi
Solid Gold | Perang Dagang Buat Emas Berkilau
Solid Gold | Harga Emas Anjlok
Solid Gold | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini
Solid Gold | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan
Solid Gold | Olein Akan Meningkat di 2020





0 komentar:
Posting Komentar