IEA Peringatkan Permintaan Terjun Bebas, Minyak Lanjutkan Pelemahan - Solid Gold Berjangka
SOLID GOLD PALEMBANG - Harga minyak mentah melanjutkan pelemahan pada perdagangan setelah kepala International Energy Agency memperingatkan permintaan global akanterjun akibat wabah virus coorna (Covid-19).
Berdasarkan data Bloomberg, minyak patokan AS, West Texas Intermediate dditutup melemah 7,7 persen atau 1,89 poin ke level US$22,60 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, harga minyak global, Brent, ditutup melonjak 3,8 persen ke level US$26,34 persen. Direktur eksekutif IEA Fatih Birol mengatakan permintaan bisa turun hingga 20 juta barel per hari. Pesimisme investor semakin meningkat, didorong oleh keputusan AS untuk membatalkan tawaran pembelian minyak mentah setelah gagal memenangkan pendanaan dari Kongres.
IHS Markit meningkatkan kekhawatiran mengenai kehabisan ruang penyimpanan menyusul permintaan yang anjlok. Sementara itu, Goldman Sachs Group Inc. juga memperingatkan kontraksi besar-besaran dalam permintaan yang bahkan tidak dapat diimbangi oleh pemangkasan pasokan dari OPEC.
Presiden Direktur OTC Futures Mike Hiley mengatakan minyak akan terus terjebak dalam guncangan penawaran dan permintaan secara simultan. Stimulus tidak terlalu membantu masalah karena orang-orang mengurangi aktivitas bepergian dengan kendaraan.
Jatuhnya harga minyak mentah tidak terpengaruh oleh rencana Senat AS menyetujui rencana stimulus senilai US$2 triliun setelah berhari-hari negosiasi yang intens. DPR AS berada di bawah tekanan untuk meloloskan RUU tersebut danmengirimkannya kepada Presiden Donald Trump segera disahkan.
Sementara itu, Gedung Putih mendesak Arab Saudi untuk membatalkan kembali rencananya untuk memompa lebih banyak pasokan minyak mentah.Namun, Goldman mengingatkan setiap perjanjian untuk mengurangi pasokan di antara produsen tidak akan berpengaruh banyak dalam menghadapi anjloknya permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Kilang di India, yang menjadi importir minyak mentah terbesar ketiga di dunia, tengah bersiap untuk memangkas tingkat pemrosesan hingga 50 persen, menurut perkiraan dari salah satu pemasok terbesar negara itu. - SOLID GOLD
Berdasarkan data Bloomberg, minyak patokan AS, West Texas Intermediate dditutup melemah 7,7 persen atau 1,89 poin ke level US$22,60 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, harga minyak global, Brent, ditutup melonjak 3,8 persen ke level US$26,34 persen. Direktur eksekutif IEA Fatih Birol mengatakan permintaan bisa turun hingga 20 juta barel per hari. Pesimisme investor semakin meningkat, didorong oleh keputusan AS untuk membatalkan tawaran pembelian minyak mentah setelah gagal memenangkan pendanaan dari Kongres.
IHS Markit meningkatkan kekhawatiran mengenai kehabisan ruang penyimpanan menyusul permintaan yang anjlok. Sementara itu, Goldman Sachs Group Inc. juga memperingatkan kontraksi besar-besaran dalam permintaan yang bahkan tidak dapat diimbangi oleh pemangkasan pasokan dari OPEC.
Presiden Direktur OTC Futures Mike Hiley mengatakan minyak akan terus terjebak dalam guncangan penawaran dan permintaan secara simultan. Stimulus tidak terlalu membantu masalah karena orang-orang mengurangi aktivitas bepergian dengan kendaraan.
Jatuhnya harga minyak mentah tidak terpengaruh oleh rencana Senat AS menyetujui rencana stimulus senilai US$2 triliun setelah berhari-hari negosiasi yang intens. DPR AS berada di bawah tekanan untuk meloloskan RUU tersebut danmengirimkannya kepada Presiden Donald Trump segera disahkan.
Sementara itu, Gedung Putih mendesak Arab Saudi untuk membatalkan kembali rencananya untuk memompa lebih banyak pasokan minyak mentah.Namun, Goldman mengingatkan setiap perjanjian untuk mengurangi pasokan di antara produsen tidak akan berpengaruh banyak dalam menghadapi anjloknya permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Kilang di India, yang menjadi importir minyak mentah terbesar ketiga di dunia, tengah bersiap untuk memangkas tingkat pemrosesan hingga 50 persen, menurut perkiraan dari salah satu pemasok terbesar negara itu. - SOLID GOLD
Baca Juga :
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial
Solid Gold | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Luar Biasa Solid Gold Berjangka
Solid Gold | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan
Solid Gold | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan
Solid Gold | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan
Solid Gold | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial
Solid Gold | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih
Solid Gold | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi
Solid Gold | Perang Dagang Buat Emas Berkilau
Solid Gold | Harga Emas Anjlok
Solid Gold | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini
Solid Gold | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan
Solid Gold | Olein Akan Meningkat di 2020





0 komentar:
Posting Komentar